Blogger Widgets

Jumat, 26 September 2014

Imajinasi




Di dalam Dunia ini  semua orang pasti pernah mengalami susah, senang, sedih, bergembira, patah hati. Dari semua yang pernah kita alami itu mari lah kita nikmati agar persoalan atau masalah yang kita alami setiap hari bisa terjalani dengan baik karena sang pencipta sudah mengatur jalan hidup kita masing-masing. Seperti yang saya alami dalam hidup saya.
            Suara ayam bertanda sudah sudah pagi, saya pun langsung bangun dari tempat tidur saya sambil merentangkan tangan dan meluruskan badan saya pun langsung membuka pintu keluar kamar menuju depan rumah  di saat saya membuka pintu depan rumah udara yang sejuk, kabut putih yang menyeliputi gunung dan lembah,  kicaun burung, dan bunga – bunga yang  indah di pandang mata itulah yang membuat saya senang.
            Ibu yang sedang menggoreng  ikan di dapur aromanya sampai di ruang tamu, di saat saya mencium  aroma Ikan goreng saya langsung berdiri dan menuju ke dapur. Sambil menungguh ikan masak , saya mempersiapakan nasi, air minum, piring, sendok dia atas meja. Kami semua makan ram-rami bersama  keluarga dalam satu meja,  sesudahnya saya pergi mandi dan bersiap-siap berangkat kesekolah. Sebelum saya  berangkat ke sekolah saya pamit kapada orang tua dan kakak saya.
            setelah itu  saya berangkat ke sekolah dan menghantar Adik saya ke SMP Negeri 1 Sesean terlebih dahulu. Setelah itu baru saya pergi k e Sekolah saya di SMK Kr. Tagari Rantepao. Setelah saya sampai di sekolah saya pergi ke tempat parkir untuk memarkir motornya saya yang di situ banyak pepohonan. Saya tutun dari motor menuju ke puskom untuk belajar saya pu memasuki ruangan puskom dan menunggu Guru yang masuk mengajar. Tak lam kemudia pak Guru masuk ke kelas kami semua mulai belajar dan setelah pelajaran selesai kemi semua istirahan dan pergi ke kantin,, ‘saya hanya membeli kue dua ribu dan minuman seribu” , teman-teman saya membeli kue sampai kenyang,  sesudanya saya makan kue saya menunggu tema saya yang masih makan. Setelah makan kami semua pergi membayar dan pergi kelas dan menunggu guru  yang mengajar selanjutnya. Setelah dua jam kami belajar kami bordoa dan pulang ke rumah, “ saya dan teman-teman saya menuju ke tempat parkir, saya pun menaiki motor  dan berboncengan dengan Femi teman saya di kelas. Kami pun pulang dan keluar dari gerbang sekolah setelah seratus meter dari gerbang sekolah tiba-tiba motor saya mati, Femi turun dari motor sambil ketawa. Saya pun berpikir kalu bensin saya habis, setelah saya peiksa ternyata bensinnya masih banyak saya pun melihat kramnya dan teryata kramnya tertutup, setelah itu kramnya saya buka,” femi pun naik kemotor dan kami melanjutkan perjalananan kami. Setelah saya tiba di pertigaan di malanggok Femi turun Dan berjalan kaki kerumahnya karena kami bedah arah jalan.

0 komentar:

Posting Komentar